Login anggota

User/Email
Password
      Daftar | Lupa Pass?

Kategori Berita

Agenda PP. Nurul Cholil

« Dec 2017 »
M S S R K J S
26 27 28 29 30 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 3 4 5 6

Activity Feed

Statistik Situs

Visitors:257979Users
Hits:704637Hits
Month:1542Users
Today:75Users
Online:1Users

Mengenal Karya Syaikhona Muhammad Kholil

Kategori: Artikel - Kamis, 12 Mei 2016 11:33:52 - Oleh : HASAN - dibaca 997 kali
Mengenal Karya Syaikhona Muhammad Kholil

Mengenal Karya Syaikhona Muhammad Kholil

 Kodrat sebagai umat yang beragama islam, tentunya kita tidak bisa lepas dari regulasi (Aturan) yang sudah tertatarapi dalam syariat islam. Seseorang yang sudah mengucapkan dua kalimat syahadat sudah barang pasti harus patuh dan tunduk pada regulasi tersebut. Tunduk dan patuh terhadap apa yang sudah menjadi aturan paten dalam islam adalah totalitas dalam mematuhinya, tidak setengah-setengah selagi kita masih mampu. Sesuai dengan sabda nabi:

فإذا أمرتكم بأمر فأتوا منه ما ستطعتم

“Apabila aku perintahkan pada kalian suatu perintah, maka kerjakanlah semampu kalian”

 Dalam praktek ibadah mayoritas muslim sekarang, tidak begitu memperhatikan cara, syarat, dan rukunnya, padahal semua itu sangat menentukan sah dan tidaknya sebuah ibadah. Minimnya mereka terhadap pemahaman ilmu agama, disebabkan mereka tidak punya keinginan untuk mempelajarinya. Ironisnya lagi mereka sering dibentur oleh logika terbalik sehingga muncul statemen seperti ”Buat apa belajar ilmu agama wong kiai dan ustadz sudah banyak”. Pernyataan semacam ini tidak dapat dibenarkan, sebab belajar ilmu agama tujuannya bukan itu, tetapi untuk memperbaiki pola hidup dan tingkah laku kita.

Oleh karenanya perlu bagi masyarakat Muslim agar tidak terjebak dalam logika yang merugikan semacam itu, Perbekalan keilmuan mutlak yang harus digalakan sebagai usaha pembentengan diri. Maka dari itu kami (penulis) mengajak pembaca untuk sedikit mengkaji kitab Matnu asy-Syarif karya Syaikhona Muhammad Kholil bin Abd. Lathif Bangkalan, yang mungkin cukup untuk dijadikan rujukan dalam kontek ibadah, mengingat setiap ibadah, jika tidak dilandasi dengan ilmu maka amal itu ditolak sebagaimana yang telah disampaikan Shohibu Az-Zubad:

وكل من بغير علم يعمل * أعماله مردودة لاتقبل

“Setiap orang yang beramal tidak berlandasan ilmu maka amalnya ditolak”

 Sebelumnya, sekilas mengingat sosok syaikhona kholil, beliau merupakan ulama yang berkontribusi besar dalam tumbuh--kembangnya islam dan pesantren di Madura khususnya di Bangkalan, beliau dikenal sebagai seorang pakar dalam bidang tata bahasa (Alim ilmu nahwu) dan juga seorang wali, bahkan sumber pengaruhnya bukan berasal dari tulisan-tulisannya, melainkan dari kualitas personal dan statusnya sebagai seorang wali, beliau juga dikenal sebagai seorang hafizh al-Quran dengan tujuh macam bacaan (Qira’atu As- Sab’ah). Maka tidak heran kalau banyak orang yang menitipkan anaknya untuk menimba ilmu darinya. Dengan ilmu yang dimilikinya, beliau bisa mencetak banyak tokoh yang berpengaruh besar di masyarakat, seperti KH. Hasyim Asy-ari pendiri NU dan pesantren Tebuireng jombang, KH. Wahab Hasbullah pendiri NU dan pesantren Tambak beras, KH. Ma’sum pendiri pesantren Lasem Rembang, dll.

Sebagai seorang ulama beliau pasti memiliki yang namanya sifat rahmat, rasa belas kasih kepada masyarakat. Untuk membentengi masyarakat Madura dari kebodohan yang menyelimuti mereka. Syaikhona kholil menyusun sebuah kitab kecil yang mudah difaham oleh masyarakat awam, dan hal tidak lepas dari sifat rahmat yang beliau miliki. Kitab Matnu asy-Syarif adalah kitab yang pembahasannya runtut dalam menjelaskan teori ubudiyah, namun dibagian awal beliau sempat mengulas sedikit tentang rukun islam dan rukun iman yang wajib bagi kita iman dan merealisasikannya.

Dalam kitab ini ada Sembilan pembahasan yang diurai oleh penulis (Syaikhona Kholil) berikut kami tampilkan secara berurutan yaitu: Rukun Iman, Rukun Islam, Thoharah, Sholat, Merawat Mayyit, Zakat, Puasa, I’tikaf, dan Haji. Inilah pokok pembahasannya. Kitab Matnu asy-Syarif bisa dibilang kitab yang cukup kecil, tapi sangat luas keterangan-keterangan yang termaktub di dalamnya dibanding kitab-kitab kecil lainnya.

 Penjelasan yang ada dalam kitab sekecil ini, layaknya penjelasan yang ada dalam kitab-kitab besar, seprti dalam fasal wudlu beliau menjelaskan ”dalam wudlu wajib meringkas (hanya melakukan) hal yang wajib saat kondisi waktu sempit, sedikitnya air, dan di hukumi sunah untuk mendapatkan jamaah”. Ada lagi penjelasan mengenai masalah wudlu yaitu “orang yang yakin hadats dan ragu sudah berwudlu atau belum, maka dia di hukumi hadats. sedangkan orang yang yakin berwudlu dan ragu hadats atau tidak, maka di hukumi masih punya wudlu”.

 Dalam sholat ada dua sunat yang biasa diketahui oleh banyak orang yaitu: Sunat Ab’aadl Seperti tasyahud awal dan juga sunat Hai’at seperti mengangkat kedua tangan ketika Takbirotu Al-Ihrom tapi ada pekerjaan sunat yang jarang diketahui oleh banyak orang yang disebut dalam kitab Matnu asy-Syarif yaitu: Sunat diam pada enam tempat. Pertama: Diam di antara takbirotul ihrom dan do’a iftitah. Kedua: Di antara do’a iftitah dan ta’awwudz. Ketiga: Di antara ta’awwudz dan basmalah. Keempat: Di antara akhirnya memmbaca Al-Fatihah. Kelima: Di antara Amin dan membaca surat Al-Quran. Keenam: Di antara membaca surat dan Ruku’.

Dalam fasal zakat fitrah beliau menjelaskan, bahwa kewajiban zakat fitrah adalah satu sho’ bagi tiap-tiap orang muslim dari bahan makanan pokoknya dan beliau dengan tegas memperbolehkannya dengan mengeluarkan zakat memakai uang. Keterangan yang semacam ini jarang atau tidak pernah kita jumpai dalam kitab-kitab kecil lainnya. Itulah sebagian dari kelebihan kitab Matnu asy-syarif yang kami kutip dalam resensi kali ini, untuk lebih jelasnya mari kita telusuri bersama.

Berita "Artikel" Lainnya

Copyright © 2012 Mengenal Karya Syaikhona Muhammad Kholil | Pondok Pesantren Nurul Cholil - Online. All right reserved
Jl. KH. Moh. Kholil 3/10 Demangan Barat Bangkalan Jawa Timur - Indonesia, Telp: 031-3096564 email: pp@nurulcholil.net
Home | Terms of Service | Privacy Policy | Trademarks | SiteMap | RSS Feed | Kontak Kami