Login anggota

User/Email
Password
      Daftar | Lupa Pass?

Kategori Berita

Agenda PP. Nurul Cholil

« Dec 2017 »
M S S R K J S
26 27 28 29 30 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 3 4 5 6

Activity Feed

Statistik Situs

Visitors:258067Users
Hits:704910Hits
Month:1551Users
Today:77Users
Online:2Users

Mendaftar Jadi Artis (Sinetron Bintang Film)

Kategori: Bahtsul Masail - Sabtu, 14 April 2012 23:39:45 - Oleh : Aab - dibaca 3687 kali
Mendaftar Jadi Artis (Sinetron Bintang Film)


Deskripsi Masalah

Profesi sebagai artis, baik artis film, sinetron, atau bakat-bakat yang lain adalah suatu profesi yang penuh glamour, popularitas, dan sejuta impian hingga menyebabkan banyak yang menginginkannya. Maka begitu ada kesempatan, banyak yang tak menyia-nyiakan untuk mendaftarkan menjadi artis dengan melakukan berbagai terobosan agar cepat mendapat kontrak. Segala penghalang mereka terjang demi terwujudnya keinginan dan ambisi menjadi seorang artis. Obsesi yang menggebu-gebu untuk menjadi seorang bintang, membuat mereka tak lagi memperhatikan batas-batas antara halal dan haram hingga jalan apapun ditempuh asal idaman menjadi bintang tercapai.

Bak gayung bersambut, pihak televisi merespon dengan menggelar berbagai ajang pencari bakat. Dapat dilihat dalam layar kaca, program pencari bakat begitu bertebaran seperti Indonesian Idol, Indonesia Mencari Bakat (IMB), dan seabreg program lain.

Pertimbangan

-  Seorang artis kadang memerankan peran Islami dalam acara film atau sinetron.

-  Sering terjadi adegan-adegan yang kurang atau bahkan tidak sopan.

-  Artis adalah seorang public figure sehingga menjadi rujukan dalam gaya hidup (style) dan prilaku.

-  Bila ditanya mengapa ingin menjadi artis? Jawabnya, “Untuk mencari nafkah dan yang paling cepat hasilnya ya menjadi artis.

Pertanyaan

a. Bagaimana hukum mendaftarkan diri menjadi artis? Dan bagaimana hukum menyelenggarakan acara pencari bakat yang berorientasi popularitas seperti Indonesian Idol, IMB, dan lain sebagainya?

b.   Apa status dan hukum honor yang diterima dari profesi tersebut?

c.   Kalau haram, bagaimana solusinya mengingat hal ini sudah sangat sering terjadi?

 Jawaban :

A. Mempertimbangkan dunia artis sangat beraneka ragam, baik profesi atau peran yang dilakoni, maka mendaftar sebagai artis bisa bernilai negatif (haram) apabila memenuhi ketentuan :

-  Ada tujuan untuk berbuat kemungkaran seperti sebagai perantara mencapai hidup glamor, pergaulan bebas, memerankan adegan maksiat, dll.

-  Tidak bisa menghindar dari kemungkaran seperti percampuran antar lawan jenis

-  Profesi atau peran yang dimainkan terdapat kemungkaran seperti adegan dengan lawan jenis (persentuhan, dll), membuka aurat.

-  Menimbulkan fitnah seperti mengajarkan orang lain berbuat maksiat, menimbulkan perasangka buruk atau tuhmah, cinta ketenaran yang sampai menghalalkan berbagai hal.

Dan berrnilai positif (boleh) apabila:

-  Ada tujuan dakwah atau sebatas mencari nafkah

-  Mampu menghindari kemungkaran dan memilih peran yang  tidak bertentangan dengan syari'at. Lihat : Takmilah al Majmu' Syarh al Muhadzab juz 16 hal. 665 & 671. Al Fiqh 'ala Madzahib al Arba'ah juz 2 hal. 42

 B. Halal apabila peran-peran yang dilakukan tidak melanggar syari’at, begitupun sebaliknya haram jika terdapat peran-peran yang tidak sesuai dengan syari’at. Lihat : Kifayatul Akhyar, hlm. 295.  Mughnil Muhtaj, juz II, hlm. 337

 C. Dicukupkan dengan jawaban A.

 

 

Berita "Bahtsul Masail" Lainnya

Copyright © 2012 Mendaftar Jadi Artis (Sinetron Bintang Film) | Pondok Pesantren Nurul Cholil - Online. All right reserved
Jl. KH. Moh. Kholil 3/10 Demangan Barat Bangkalan Jawa Timur - Indonesia, Telp: 031-3096564 email: pp@nurulcholil.net
Home | Terms of Service | Privacy Policy | Trademarks | SiteMap | RSS Feed | Kontak Kami